Kapala dinas pendidikan kabupaten Penukal abab Lematang ilir

Kapala dinas pendidikan kabupaten Penukal abab Lematang ilir
Kadisdik kab. PALI Harun,SH.,MH

Iklan

Minggu, 18 Januari 2026, Januari 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-01-19T05:14:18Z

Puluhan Ribu Warga PALI Kehilangan BPJS Gratis, Gelombang Protes Menguat di Simpang Lima Pendopo


PALI - ReaksiBerita.com – Polemik penonaktifpan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi warga kurang mampu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memicu reaksi keras dari masyarakat yang akhirnya berujung demonstrasi Pada hari ini Senin (19/01/2026), ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi masyarakat Peduli pali turun ke jalan dan menggelar aksi damai di kawasan Simpang Lima Pendopo Kecamatan Talang Ubi.


‎Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai mengabaikan hak dasar masyarakat, khususnya dalam akses layanan kesehatan. Para peserta aksi membawa spanduk dan poster bernada protes, menyoroti janji pemerintah yang dianggap tidak sejalan dengan kondisi nyata di lapangan.

‎Sejumlah tulisan bernada sindiran terlihat mencolok di tengah kerumunan massa, di antaranya “Indonesia Maju, PALI Malu”, “Menuju Indonesia Cemas”, hingga “40.499 BPJS Kesehatan PALI Besak Cawa”. Istilah “Besak Cawa” digunakan warga untuk menggambarkan janji besar pemerintah yang dinilai tidak terealisasi.

‎Dalam orasinya, koordinator aksi menyebutkan bahwa sebanyak 40.499 warga PALI kini tidak lagi memiliki jaminan kesehatan gratis akibat kepesertaan BPJS yang dinonaktifkan. Kondisi ini disebut sangat memprihatinkan, mengingat sebagian besar terdampak berasal dari keluarga prasejahtera.

‎“Ini bukan sekadar angka, ini soal nyawa dan keselamatan rakyat. Ketika sakit datang, mereka kini harus memilih antara berobat atau bertahan dengan risiko yang lebih besar,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

‎Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Meski sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Simpang Lima Pendopo, situasi tetap terkendali dan tidak terjadi bentrokan.

‎Massa aksi menegaskan bahwa protes ini bukan yang terakhir. Mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar, termasuk mendatangi langsung kantor Bupati PALI, apabila tuntutan pengaktifan kembali BPJS Kesehatan gratis tidak segera direalisasikan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten PALI belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuntutan masyarakat maupun kejelasan anggaran iuran BPJS Kesehatan tersebut. Sementara itu, aksi unjuk rasa dilaporkan masih terus berlangsung.( j )