Waka II DPRD PALI

Iklan

Rabu, 04 Februari 2026, Februari 04, 2026 WIB
Last Updated 2026-02-04T09:14:46Z
BisnisHeadline

‎Sampah Menumpuk di TPA, Diduga Hampir 2 pekan Alat Berat tidak beroperasi; Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup PALI dipertanyakan


Pali - ReaksiBerita.com - Akhir-akhir ini sampah menumpuk di badan jalan area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi. Sampah tersebut dibuang ke badan jalan, tanpa di masuk secara langsung ke dalam TPA tersebut. Sementara terdapat satu alat berat yang tidak beroperasi selama dua minggu.


‎Menurut salah seorang pemulung, Joni, Ditemui di lokasi TPA, mengatakan sampah yang menumpuk di badan jalan sudah hampir dua minggu.


‎"Seperti ini sengaja, biasanya dua sampai tiga hari sampah itu di dorong ke dalam. Sudah dua minggu ini alat berat tidak bergerak," ujar Joni, Selasa (3/2/2026).


‎Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menyebut, pihaknya mengalami kekurangan armada alat berat dalam penanganan sampah tersebut.


‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI, Aryansyah, mengaku saat ini alat berat berupa excavator yang berada di TPA sudah kewalahan dalam penanganan sampah.


‎"Terkait dengan tumpukan sampah, memang volume sampah yang masuk ke TPA meningkat sehingga alat berat yang digunakan untuk mengelola sampah saat ini di TPA hanya excavator sudah kewalahan," ujar Aryansyah, saat dikonfirmasi oleh wartawan.


‎Berita sampah sempat menjadi perbincangan dikalangan media pada bulan September tahun 2025, pada kesempatan itu Dinas lingkungan hidup beralasan sampah yang sempat menumpuk diakibatkan kekurangan armada, karena sebagian armada lagi dalam perbaikan.


‎Kali ini penumpukan sampah terjadi Di TPA, ditemukan sampah berceceran dipinggir jalan, yang sangat di khawatir kan di saat hujan akan mengalir ke sungai  terdekat.


‎Dalam mengatasi tumpukan sampah tersebut, kata Aryansyah, sudah meminta bantuan alat berat berupa bulldozer ke Pertamina Field Pendopo.


‎"Tindakan cepat yang kita lakukan adalah sudah meminta bantuan ke Pertamina Field Pendopo untuk meminjamkan 1 unit bulldozer sehingga nanti sampah bisa di dorong untuk dipadatkan," katanya.


‎"Saat ini di TPA kita hanya dilengkapi dengan 1 excavator, dengan datangnya bantuan pinjaman alat dari pertamina nantinya bisa membantu untuk pergerakan penanganan sampah," tandasnya. ( tim )