Iklan

Selasa, 24 Maret 2026, Maret 24, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-24T15:41:55Z
HeadlineKABUPATEN PALINasional

Firdaus Hasbullah Apresiasi Silaturahmi Dua Tokoh Politik Pasca - Lebaran di PALI


Pali - ReaksiBerita.com - Momentum Lebaran dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan oleh dua tokoh penting di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yakni Bupati periode 2024–2029, Asgianto, dan mantan bupati dua periode, Heri Amalindo di Guest House Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI, Selasa (24/3/2026).

‎Pertemuan yang berlangsung  dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dinilai memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi biasa. Di tengah perbedaan pandangan politik yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik, keduanya menunjukkan sikap terbuka untuk menjalin komunikasi dan kebersamaan.

‎Firdaus hasbullah yang turut hadir dipertemuan tersebut memberikan apresiasi yang besar, karena Silaturahmi ini dipandang sebagai simbol kedewasaan dalam berdemokrasi. Setelah melalui fase kompetisi politik, pertemuan tersebut menjadi penanda dimulainya ruang kolaborasi demi kepentingan pembangunan daerah.

‎Dalam perbincangan yang berlangsung santai, kedua tokoh tidak lagi menonjolkan perbedaan, melainkan membahas harapan dan masa depan Kabupaten PALI. Suasana cair tersebut mencerminkan semangat persatuan yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

‎Menurut firdaus, momen pasca-Lebaran dianggap sebagai waktu yang tepat untuk menyatukan kembali langkah. Pertemuan ini pun dinilai sebagai isyarat bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kebersamaan lintas kepemimpinan.

‎" Pengalaman Heri Amalindo dalam membangun fondasi daerah, jika dipadukan dengan visi baru yang diusung Asgianto, diyakini dapat menjadi kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan PALI ke depan " tegas nya

‎Sejumlah pihak menilai, dari pertemuan tersebut terbuka peluang lahirnya kolaborasi yang lebih solid, termasuk melanjutkan program yang telah berjalan, memperbaiki kekurangan, serta menghadirkan inovasi baru bagi kesejahteraan masyarakat.

‎Lebaran sendiri mengandung nilai saling memaafkan dan mempererat hubungan. Dalam konteks ini, silaturahmi antara kedua tokoh menjadi langkah nyata dalam menjaga kesinambungan hubungan sosial dan politik yang konstruktif.

‎Pada akhirnya, pertemuan tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan personal dua tokoh, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masa depan Kabupaten PALI yang dibangun di atas semangat persaudaraan, kebersamaan, dan komitmen untuk maju bersama. ( J )