Pali - ReaksiBerita.com - Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Polres PALI menggelar Zoom Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Tahun 2026, Senin (2/3/2026) pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Vicon Polres PALI.
Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres PALI, Yunar H.P. Sirait, dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD Kabupaten PALI, instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para Kapolsek jajaran.
Rakor lintas sektoral ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026. Dalam rapat tersebut, berbagai paparan disampaikan oleh jajaran kementerian dan lembaga negara, mencakup aspek keselamatan transportasi, stabilitas harga pangan, mitigasi bencana, hingga kesiapan infrastruktur.
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 akan mengedepankan pendekatan preventif, humanis, dan responsif dengan fokus pada:
1. Penguatan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
2. Mitigasi bencana berbasis data BMKG dan peta rawan BNPB.
3. Pengawasan distribusi serta stabilitas harga pangan.
4. Jaminan ketersediaan energi dan BBM.
5. Optimalisasi fasilitas masjid ramah pemudik.
6. Digitalisasi tiket dan pengaturan lalu lintas berbasis rekayasa situasional.
Dalam konteks kewilayahan, Polres PALI menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat 2026. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan, antara lain pemetaan titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan kriminalitas.
Selain itu, koordinasi intensif dilakukan bersama TNI, Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan instansi terkait lainnya. Polres PALI juga menyusun rencana kontinjensi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi, serta mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kamtibmas melalui media cetak, elektronik, media sosial, dan kegiatan coaching clinic.
Kegiatan rakor berakhir sekira pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres PALI, AKBP Yunar H.P. Sirait, menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan operasi kemanusiaan yang mengedepankan perlindungan masyarakat secara komprehensif.
“Operasi Ketupat 2026 adalah bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Kami tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan stabilitas pangan, kesiapsiagaan bencana, keamanan objek vital, hingga pelayanan yang humanis di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas mutlak,” tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan operasi.
“Kami mengedepankan kolaborasi dan deteksi dini. Dengan dukungan penuh dari seluruh stakeholder di Kabupaten PALI, kami optimistis arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya.
Dengan kesiapan matang dan koordinasi terintegrasi, Polres PALI menunjukkan komitmennya dalam memastikan momentum Lebaran 2026 menjadi perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi masyarakat. (Red)
