Pali - ReaksiBerita.com - Muhammad Rizky Apriansyah, mendesak Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan persandian (Diskominfotsper) Kabupaten PALI untuk segera turun tangan dan melakukan langkah konkret dalam mengatasi persoalan jaringan telekomunikasi di Desa Tanjung Kurung yang hingga saat ini masih dikeluhkan masyarakat.
Menurut Rizky, lemahnya kualitas sinyal di wilayah tersebut telah menjadi "jeritan rakyat" yang selama ini belum mendapatkan solusi nyata. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan berkomunikasi, mengakses informasi, menjalankan aktivitas pendidikan, hingga melakukan transaksi ekonomi yang kini banyak bergantung pada jaringan internet.
"Di era digital seperti sekarang, sinyal dan akses internet bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Warga Desa Tanjung Kurung berhak mendapatkan akses komunikasi yang layak sebagaimana daerah lainnya," tegas
Ia menjelaskan bahwa banyak warga mengeluhkan sulitnya melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, maupun mengakses internet akibat jaringan yang tidak stabil. Bahkan, dalam kondisi tertentu masyarakat harus mencari lokasi tertentu atau keluar desa hanya untuk mendapatkan sinyal yang memadai.
"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat. Ketika ada kebutuhan mendesak, urusan pekerjaan, pendidikan anak, hingga komunikasi keluarga, mereka terkendala karena buruknya jaringan. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,"
Rizky meminta Diskominfotasper PALI untuk segera melakukan survei lapangan guna mengetahui akar persoalan yang menyebabkan lemahnya sinyal di Desa Tanjung Kurung. Ia juga mendorong adanya koordinasi dengan pihak operator telekomunikasi agar pembangunan maupun peningkatan infrastruktur jaringan dapat segera direalisasikan.
"Kami mendesak Diskominfotasper jangan hanya menunggu laporan. Turun langsung ke lapangan, dengarkan keluhan masyarakat, dan cari solusi bersama operator seluler. Jangan sampai masyarakat merasa dianaktirikan dalam mendapatkan akses komunikasi,"
Lebih lanjut, Rizky menilai pemerataan akses digital merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Menurutnya, visi pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi dan informasi secara merata.
"Jangan sampai masyarakat Desa Tanjung Kurung tertinggal hanya karena persoalan sinyal. Pemerintah harus hadir dan memastikan seluruh warga dapat terhubung dengan dunia luar tanpa hambatan," pungkasnya.
Kepala Dinas Kominfotasper PALI, Imansyah saat dikonfirmasi melalui pesan WA dengan status centang 1 yang berarti belum terkirim, sehingga belum ada konfirmasi saat berita ini diterbitkan.
Masyarakat Desa Tanjung Kurung berharap pemerintah daerah melalui Diskominfotasper Kabupaten PALI segera mengambil langkah nyata agar persoalan jaringan telekomunikasi yang selama ini menjadi keluhan warga dapat segera teratasi, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih baik dan produktif. ( J )
