Selasa, 06 Oktober 2026, Oktober 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-08T05:50:25Z
DaerahHeadline

Bapenda PALI Jemput Bola Tagih Pajak hingga Desa dan Kelurahan, Warga Antusias Bayar ‎


Pali - ReaksiBerita.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menggencarkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pelayanan dan penagihan pajak Bumi dan Bangunan secara langsung kepada masyarakat.

‎

‎Tak hanya melakukan penagihan, Bapenda PALI juga turun langsung ke desa dan kelurahan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak daerah.

‎


Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, mengatakan kegiatan jemput bola tersebut dilakukan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak.

‎

‎“Pajak yang dibayarkan masyarakat nantinya kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan daerah. Karena itu, kami terus memberikan edukasi bahwa membayar pajak merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten PALI,” ujar Aryansyah pada hari Rabu 7 Oktober 2026.

‎

‎Menurutnya, kehadiran petugas Bapenda di lapangan tidak semata-mata untuk melakukan penagihan. Masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluhan, terutama apabila terdapat ketidaksesuaian antara besaran pajak dengan kondisi atau ukuran bangunan yang sebenarnya.

‎

‎“Kalau masyarakat merasa ada ketidaksesuaian, misalnya ukuran bangunan tidak sesuai dengan yang menjadi dasar pengenaan pajak, silakan disampaikan kepada petugas. Kami membuka ruang untuk melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

‎

‎Langkah tersebut, lanjut Aryansyah, merupakan bagian dari upaya Bapenda PALI membangun pelayanan pajak yang terbuka dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

‎


Dalam pelaksanaan penagihan di lapangan, antusiasme masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajaknya juga terlihat cukup tinggi. Salah satunya di Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, di mana dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul pembayaran pajak sekitar Rp10 juta.

‎

‎“Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias. Ini menunjukkan bahwa ketika pelayanan kita dekatkan langsung kepada masyarakat, sekaligus diberikan pemahaman mengenai kewajiban dan manfaat pajak, respons masyarakat cukup baik,” ungkap Aryansyah.

‎

‎Bapenda PALI memastikan kegiatan jemput bola tersebut akan terus dilakukan di berbagai desa dan kelurahan. Selain meningkatkan penerimaan daerah, langkah itu diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.

‎

‎Aryansyah juga menegaskan komitmen Bapenda PALI untuk mengelola penerimaan pajak secara transparan dan bertanggung jawab.

‎

‎“Komitmen kami adalah transparansi. Setiap penerimaan yang masuk akan dikelola sesuai ketentuan dan dipertanggungjawabkan. Satu rupiah pun yang masuk harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

‎

‎Bapenda PALI berharap masyarakat tidak hanya memahami pajak sebagai kewajiban, tetapi juga melihatnya sebagai bentuk partisipasi langsung dalam pembangunan Kabupaten PALI. ( J )