Pali - ReaksiBerita.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah SH MH, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) PALI segera menghentikan pembelajaran tatap muka dan menerapkan pembelajaran jarak jauh atau sistem daring. Desakan ini disampaikan menyusul kualitas udara di wilayah tersebut yang masuk kategori sangat tidak sehat.
Berdasarkan rilis Kementerian Lingkungan Hidup, indeks kualitas udara di Kabupaten PALI mencapai skor 227, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Firdaus mengatakan, berdasarkan Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 20 Tahun 2026, kegiatan pembelajaran tatap muka dalam kondisi tertentu harus dihentikan dan pemerintah daerah perlu menyelenggarakan pendidikan jarak jauh.
Hal itu disampaikannya kepada sejumlah media, Kamis (27/9/2026).
"Kami mendesak Dinas Pendidikan segera menghentikan pembelajaran tatap muka demi kesehatan anak-anak kita. Karena masa depan Kabupaten ini ada di tangan anak-anak yang saat ini sedang sekolah," ungkap Firdaus.
Menurutnya, Dinas Pendidikan semestinya dapat mengambil langkah antisipatif tanpa harus menunggu desakan dari pihak lain. Terlebih, kata dia, panduan penyelenggaraan pendidikan dalam kondisi kemarau panjang telah tersedia.
"Kalau tidak salah, edaran Mendikdasmen itu sudah ada sejak Agustus lalu. Disdik harusnya gercep tanpa harus didesak dulu," tambahnya.
Selain Dinas Pendidikan, Firdaus juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau berkepanjangan, termasuk Dinas Kesehatan.
Ia menilai, Dinas Kesehatan perlu mengantisipasi berbagai penyakit yang berpotensi muncul akibat kondisi tersebut, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Selain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan juga harus proaktif mengantisipasi bencana ini. Penyakit apa yang akan terjadi jika kemarau berkepanjangan, seperti diare, ISPA, dan lain-lain, harus ada langkah antisipasi," ujarnya.( Red )
